EFEKTIVITAS DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN : LITERATURE REVIEW THE EFFECTIVENESS OF BASIL LEAVES (OCIMUM BASILLICUM L) AS AN ANTIOXIDANT : LITERATURE REVIEW

Main Article Content

Egi Andrian Mulyana
Fitriah Andriyani Ramadan
Linda Febriana
Raffila Syifaun Niam
Regina Aulia Sa’diah
Heri Ridwan
Diding Kelana Setiadi

Abstract

Pendahuluan Kulit kering termasuk dalam sepuluh penyakit paling banyak terjadi di Indonesia. Kulit kering bisa diatasi dengan meggunakan pelembab atau body lotion. Kemangi (Ocimum Basiliticum L) merupakan salah satu tammanan yang mengandung antioksidan. Tanaman kemangi mempunyai nilai antioksidan yang kuat yaitu IC50 sebesar 52,68 ppm. Antioksidan mempunyain banyak manfaat salah satunya yaitu mencegah kulit kering dan munculnya penuaan pada kulit. Kandungan kimia yang ada dalam tamanan kemangi yaitu: flafonoid, tanin, saponin, triterpenoid, pentosa, asa, heksauronat, asam metil homoanisat, xilosa, asam ursolat dan molludisstin
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan antioksidan pada daun kemangi yang bisa dimanfaaatkan untuk melembabkan kulit.
Metode penelitian ini menggunakan tinjauan literatur sistematis dari jurnal nasional menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items For Systematic Review and Meta-analyses) dengan menggunakan empat tahapan pencarian literatur seperti identifikasi, penyaringan/skrining, kelayakan dan hasil yang akan diterima
Hasil kombinasi gel ekstrak daun kemangi dan ekstrak total menggunakan spektrofotometri UV-Vis, sebagai pembanding nilai IC50 berada pada kirasan 4,75 ppm yang memiliki antioksidan sangat kuat.
Kesimpulan kemangi memiliki banyak senyawa metabilit dan termasuk tanaman yang mudah ditemukan, dan terbukti memiliki kandungan antioksidan yang kuat.
Kata kunci: Daun Kemangi, Antioksidan

Article Details

How to Cite
Egi Andrian Mulyana, Fitriah Andriyani Ramadan, Linda Febriana, Raffila Syifaun Niam, Regina Aulia Sa’diah, Heri Ridwan, & Diding Kelana Setiadi. (2024). EFEKTIVITAS DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN : LITERATURE REVIEW: THE EFFECTIVENESS OF BASIL LEAVES (OCIMUM BASILLICUM L) AS AN ANTIOXIDANT : LITERATURE REVIEW. Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(01), 196-211. https://doi.org/10.52236/ih.v12i1.542
Section
Articles

References

Erviana, L., Malik, A., & Najib, A. (2016). Uji aktivitas antiradikal bebas ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) dengan menggunakan metode dpph. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 3(2), 164-168.
Hadipoentyanti E dan wahyuni S. 2008.Keragaman Selasih (Ocimum spp.) berdasarkan karakter morfologi produksi dan mutu herba: Jurnal Litti
Insani, L., 2012, Efek Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum Basilicum) sebagai Antidepresan pada Mencit Ditinjau dari Immobility Time pada Tail Suspension Test, Karya Tulis Ilmiah, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, Semarang.
Irmayanti, M., Rosalinda, S., & Widyasanti, A. (2021). Formulasi Handbody lotion (Setil Alkohol dan Karagenan) dengan Penambahan Ekstrak Kelopak Rosela. Jurnal Teknotan, 15(1), 47.
Legiawati L, Yusharyahya SN, Margaretha S. The Incidence of Dermatology Disease at Geriatric Dermatology Clinic Department of Dermatovenereology Ciptomangunkusumo. Jakarta: Universitas Indonesia; 2015.
Muliyawan, D. (2013). AZ tentang Kosmetik.Elex Media Komputindo.
Nurdianti, L., Rosydah, M., Pratita, A., & Setiawan, F. (2020). FORMULASI, EVALUASI DAN LAJU DIFUSI SEDIAAN GEL TRANSDERMAL EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum tenuiflorum L.) SEBAGAI ANTI KERUT PADA KULIT. Journal of Pharmacopolium, 3(2).
Ramesh, B. dan Satakopan, V.N. 2010.In Vitro Antioxidant Activitesi Of Ocimum Species : Ocimum Basilicum andSanctum. Journal off cell and Tissue Research Vol. 10(1) : 2145-2150
Rasul A., A. N. (2011). mengandung ekstrak kemangi menggunakan teknik biofisik non-invasif. 19(5), 344–350.
Rnal, J. O. U., & En, A. N. (2013). 4. 1 Nm 4. 1. 3(May), 67.
Robbihi, H. I. (2020). Kajian Manfaat Kemangi (Ocimum Basilicum) Terhadap Halitosis. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 1(1), 73–80. https://doi.org/10.37160/jikg.v1i1.509
Robiyun, R., Yasir, A. S., & Martinus, M. (2022). Uji aktivitas antioksidan gel kombinasi ekstrak etanol daun lidah buaya (Aloevera) dan ekstrak daun kemangi (Ocimum Basillicum l) Berbasis sodium alginat dengan metode DPPH. JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues, 2(01), 01-10.
Rusli, N., & Pandean, F. (2017). Formulasi Hand And Body lotion Antioksidan Ekstrak Daun Muda Jambu Mete (Anacardium ocidentale L.). Warta Farmasi, 6(1), 57–64.
Sangi, M. S., & Katja, D. G. (2011). Aktivitas antioksidan pada beberapa rempah-rempah. Chem. Prog, 4(2), 66–74.
Syarif, M, Wasitaatmadja, 2013. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.
Paul C, Maumus-Robert S, Mazereeuw-Hautier J, Guyen CN, Saudez X, Schmitt AM. Prevalence and Risk Factors for Xerosis in the Elderly: A Cross-Sectional Epidemiological Study in Primary Care Dermatology [Internet]. 2011;223(3):260–5. [Diakses pada 3 Maret 2017]. Diunduh dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed /22104182.
Timotius, T., Limanan, D., & Ferdinal, F. (2022). UJI TOKSISITAS, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KADAR METABOLIT SEKUNDER DAUN KEMANGI (Ocimum X africanum lour). Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 1(2), 139. https://doi.org/10.24912/jmmpk.v1i2.15308
Wiyono, W., Yamlean., P.V., dan Naibaho, O.H., 2013, Pengaruh Basis Salep Terhadap Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L.) pada Kulit Punggung Kelinci yang Dibuat Infeksi Staphylococcus Aureus, Jurnal Ilmiah Farmasi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Yani A, dkk (2021). (2021). FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BODY LOTION EKSTRAK ETANOL DAUN KEMANGI (Ocimum cannum Sims.) DENGAN METODE DPPH (1,1 – diphenyl-2- picrylhydrazyl). The Journal of Adult Protection,23(6),370–383. https://www.emerald.com/insight/content/doi/10.1108/JAP-04-2021-0014/full/html

Most read articles by the same author(s)