EFEKTIVITAS EDUKASI “PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI)” TERHADAP PERILAKU REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN DINI KANKER PAYUDARA DI SMP PLUS AL-FATMIAH BOJONEGORO

EFFECTIVENESS OF BREAST SELF-EXAMINATION (BSE) EDUCATION ON ADOLESCENT GIRLS' BEHAVIOR IN EARLY BREAST CANCER DETECTION AT SMP PLUS AL-FATIMAH BOJONEGORO

Authors

  • Andin Ajeng Rahmawati D3 Kebidanan Fakultas Kesehatan ISTeK Insan Cendekia Husada Bojonegoro
  • Fela Putri Hariastuti ISTeK Insan Cendekia Husada Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.52236/ih.v14i2.988

Keywords:

sadari

Abstract

Pendahuluan. Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan di dunia. Upaya deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dapat meningkatkan peluang ditemukannya kelainan payudara pada stadium awal sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Namun, praktik SADARI pada remaja putri masih belum optimal sehingga diperlukan edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan perilaku deteksi dini kanker payudara sejak usia remaja.

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) terhadap perilaku remaja putri dalam deteksi dini kanker payudara di SMP Plus Al-Fatimah Bojonegoro.

Metode. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 112 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner perilaku SADARI yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,847. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi a=0,05.

Hasil. Sebelum diberikan edukasi SADARI, sebagian besar responden memiliki perilaku SADARI positif sebanyak 68 responden (60,7%), sedangkan 44 responden (39,3%) memiliki perilaku SADARI negatif. Setelah diberikan edukasi, jumlah responden dengan perilaku SADARI positif meningkat menjadi 95 responden (84,8%), sedangkan perilaku SADARI negatif menurun menjadi 17 responden (15,2%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perilaku SADARI sebelum dan sesudah pemberian edukasi (p<0,001).

Kesimpulan. Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan perilaku remaja putri terkait deteksi dini kanker payudara. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dapat menjadi strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran serta perilaku deteksi dini kanker payudara pada remaja putri.

References

American Cancer Society. (2023). Breast Cancer Facts & Figures 2023–2024. American Cancer Society.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Tahun 2023. Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Fitriani, Y., Yuatati, E., & Afriani, B. (2024). Pengaruh penyuluhan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan media leaflet terhadap pengetahuan remaja putri. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 7(2), 327–331. https://doi.org/10.32524/jksp.v7i2.1249

International Agency for Research on Cancer (IARC). (2024). Global Cancer Observatory: Cancer Today. World Health Organization.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Panduan Pelaksanaan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Khotimah, A., Ispandiyah, W., & Sulistiawati. (2024). Edukasi dan pelatihan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri. Jurnal ABDIMAS Indonesia, 2(2), 150–158. https://doi.org/10.59841/jurai.v2i2.1559

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Rahmawati, N., Ernawati, & Sumi, S. S. (2024). Komparasi edukasi SADARI antara metode audiovisual dan demonstrasi terhadap peningkatan pengetahuan pada remaja putri Madrasah Aliyah Negeri 3 Makassar. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(3), 52–58. https://doi.org/10.35892/jimpk.v4i3.1472

Ridwan, M., Fibrila, F., Herlina, & Widiyanti, S. (2024). Edukasi dan pelatihan teknik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMAN 4 Kota Metro. Jurnal Pustaka Mitra, 6(2). https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1774

Rizky, A., Nuruniyah, Hastuti, L., Arfan, I., & Marlenywati. (2024). Peningkatan kesadaran dan keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di kalangan remaja putri. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, 5(4), 805–812. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i4.22339

Saidah, S., Frisilia, M., & Ovany, R. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri kelas X SMA Negeri 4 Palangka Raya. Jurnal Surya Medika, 10(2), 315–323.

Sari, I., Septiana, M., & Sapitri, A. (2023). Peningkatan perilaku SADARI (Periksa Payudara Sendiri) pada perempuan terhadap upaya deteksi dini kanker payudara. Indonesian Journal of Community Empowerment, 5(1), 40–44.

World Health Organization. (2023). Global Breast Cancer Initiative Implementation Framework: Assessing, Strengthening and Scaling Up Services for the Early Detection and Management of Breast Cancer. World Health Organization.

Additional Files

Published

2026-07-31

How to Cite

Rahmawati, A. A., & Fela Putri Hariastuti. (2026). EFEKTIVITAS EDUKASI “PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI)” TERHADAP PERILAKU REMAJA PUTRI DALAM PENCEGAHAN DINI KANKER PAYUDARA DI SMP PLUS AL-FATMIAH BOJONEGORO: EFFECTIVENESS OF BREAST SELF-EXAMINATION (BSE) EDUCATION ON ADOLESCENT GIRLS’ BEHAVIOR IN EARLY BREAST CANCER DETECTION AT SMP PLUS AL-FATIMAH BOJONEGORO. Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan, 14(02), 223–231. https://doi.org/10.52236/ih.v14i2.988