GAMBARAN UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA MAHASISWI SEMESTER II DI AKADEMI KEPERAWATAN INSAN HUSADA SURAKARTA
Abstract
Hampir 86% benjolan pada payudara ditemukan oleh penderita sendi dengan melakukan
pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) maka sangat penting dianjurkan kepada masyarakat
untuk bias melakukan SADARI dengan benar. Banyak cara dapat dilakukan untuk mendeteksi
tumor pada payudara yaitu dengan mammographi, USG dan SADARI. Dianjurkan kepada wanita
harus melakukan SADARI tiap 3 bulan untuk wanita usia > 20 tahun untuk skrining kanker
payudara walau tidak dijumpai keluhan apapun. Pemeriksaan payudara sendiri merupakan salah
satu langkah deteksi dini untuk mencegah terjadinya kanker payudara yang akan lebih efektif jika
dilakukan sedini mungkin ketika wanita mencapai usia reproduksi, dan seorang mahasiswi sudah
termasuk dalam golongan usia tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
deskriptif kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif untuk memberikan gambaran perilaku
pemeriksaan payudara dalam upaya deteksi dini kanker payudara mahasiswi Akper Insan Husada
Surakarta. Penentuan sampel yaitu purposive random sampling, teknik purposive digunakan
dengan alasan karena tujuan penelitian ini sendiri tidak bermaksud membuat suatu generalisasi
karena setiap individu, budaya, latar adalah unik dan penting untuk mengapresiasi keunikan.
Jumlah populasi 225 mahasiswi dengan purposive random sampling diambil 50 mahasiswi.
Hasil penelitian didapatkan bahwa Gambaran Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan
Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Mahasiswi Semester II Di Akademi Keperawatan
Insan Husada Surakarta : yaitu : Berpengetahuan cukup sebesar 67 %, Bersikap baik sebesar
78%, Tindakan yang kurang sebesar 54 %. Jadi kesimpulan Gambaran Upaya Deteksi Dini
Kanker Payudara Dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Mahasiswi Semester II
Di Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta 66 % mempunyai upaya yang cukup
melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Diharapkan masyarakat berperan aktif akan kebutuhan
pemeliharaan kesehatan individu dengan mengeksplorasi banyak sumber informasi agar terhindar
terkena kanker payudara.
Kata kunci : Deteksi dini, Sadari, kanker payudara








