HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DENGAN PENCEGAHAN DISMENORE DI SMK EMPAT LIMA SURAKARTA
Abstract
Setiap insan yang dilahirkan akan melalui tahap tumbuh kembang yang berbeda-beda. Tahap
pertumbuhan dan perkembangan usia remaja pada seorang wanita ditunjukkan dengan munculnya tandatanda seksual sekundernya sampai saat ia mencapai kematangan seksual. Semua wanita normal akan
mengalami haid sebagai tanda kematangan organ reproduksi. Dismenore merupakan rasa sakit di perut
bagian bawah selama menstruasi dan juga dapat dirasakan di pinggul, punggung bawah, atau paha. Rasa
sakit bersifat spasmodik (kram) yang dapat mengganggu aktivitas. Pengetahuan dan sikap remaja tentang
dismenore mempengaruhi cara pencegahan dismenore yang dialaminya. Berdasarkan hasil studi
pendahuluan di SMK Empat Lima yang mayoritas anak didik perempuan mengalami dismenore dan
mengalami gangguan aktivitas belajar saat haid.
Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap siswa dengan perilaku pencegahan
dismenore di SMK Empat Lima Surakarta.
Metode: Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional, terhadap 70 responden
siswi SMK Empat Lima Surakarta dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji
statistik Korelasi Kendal Tau.
Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pengetahuan siswi SMK Empat Lima Surakarta tentang
dismenore yang termasuk dalam kategori kurang sebanyak 8,2%, kategori cukup 34,28%, kategori baik
57,15%. (2) Sikap siswa SMK Empat Lima Surakarta terhadap dismenore yang termasuk kategori kurang
sebanyak 14,20%, kategori cukup 35,7%, kategori baik 50%. (3) Perilaku pencegahan siswa SMK Empat
Lima Surakarta terhadap dismenore yang termasuk kategori kurang sebanyak 38,0%, kategori cukup
4,28%, kategori baik 57,15%. (4) Hasil analisis menunjukkan ada hubungan kuat antara pengetahuan
dengan perilaku pencegahan dismenore (r ; 0,712 p = 0,000) dan ada hubungan kuat antara sikap dengan
perilaku remaja dalam pencegahan dismenore di SMK Empat Lima Surakarta (r ; 0,745 p = 0,000).
Simpulan: Ada hubungan yang kuat antara pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku pencegahan
dismenore di siswa SMK Empat Lima Surakarta
Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Penatalaksanaan Kesehatan, Dismenore








