PERBEDAAN PENGARUH WILLIAM’S FLEXION EXERCISE DAN MCKENZIE EXERCISETERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS FUNGSIONAL PADA LOW BACK PAIN MYOGENIC
DOI:
https://doi.org/10.52236/ih.v7i1.137Abstract
Pendahuluan. Orang dewasa biasanya mulai memasuki masa lansia sehingga terjadi penurunan
kemampuan fungsional tubuh akibat proses degeneratif terutama pada penjahit dikarenakan posisi
kerja yang tidak ergonimis dalam jangka waktu yang lama sehingga rentang terkena penyakit low
back pain myogenic.
Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberianwilliam’s flexion exercise
danmckenzie exerciseterhadap peningkatan aktivitas fungsional. william’s flexion exercise
Metode. Penelitian ini menggunakan metode QuasiExperimental dengan pre and post two group
design. Sebanyak 28 sampel yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompk 1 dengan perlakuan william’s flexion exercise dan
kelompok 2 dengan perlakuanmckenzie exercise . Latihan dilakukan selama 4 minggu dengan
frekuensi latihan selama 3 kali dalam seminggu baik untuk william’s flexion exercise maupun
mckenzie exercise. Alat ukur yang di gunakan Oswesty Disability Index (ODI). Teknik analisa data
yang digunakan adalah paired sample T-Testuntuk hipotesis I dan II dan Independent sample T-Test
untuk hipotesis III karena data berdistribusi normal.
Hasil. Hasil uji hipotesis I menggunakan Paired Sample T-test diperoleh nilai p=0,000 ( p<0,05) dan
hasil uji hipotesis II menggunakan Paired Sample t-testdiperoleh nilai p=0,002(p<0,05) yang berarti
bahwa kedua perlakuan memiliki pengaruh terhadap peningkatan keseimbangan dinamis lansia pada
masing-masing kelompok. Hasil hipotesis III menggunakan Independent Sample T-test diperoleh
nilaip=0,503(p>0,05)yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh pemberian intervensi william’s
flexion exercisedanmckenzie exercise terhadap peningkatan aktivits fungsional.
Kesimpulan. Tidak ada perbedaan pengaruh william’s flexion exercise danmckenzie exercise terhadap
peningkatan aktivitas fungsional. Penelitian selanjutnya harus lebih memperhatikan berbagai faktor
yang dapat mengganggu aktivitas fungsional danmengontrol aktivitas yang dilakukan oleh responden
dalam keseharian, diluar waktu pemberian intervensi.
Kata Kunci : William’s flexion exercise,mckenzie exercise, Aktivitas Fungsional,
Pembatik, Oswestry Disability Index(ODI).








